Bingung pilih kerja atau S2? Coba pertimbangkan hal ini

0
265
views

Pelajar.me – Kalau suatu waktu kamu bingung, itu wajar. Bukankah hidup kita selalu dipenuhi dengan pilihan-pilihan? Dan, salah satu pilihan yang membingungkan tersebut adalah memilih antara kerja atau lanjut S2 saat kamu sudah lulus dan mendapatkan gelar sarjana.

Memang setiap orang memiliki orientasi hidupnya masing-masing, namun bagaimana jika kesempatan datang padamu tapi kamu malah bingung antara menyambutnya atau melewatkannya. Tapi ya, yang namanya kesempatan memang tidak baik untuk dilewatkan. Nah, jika suatu ketika kamu diberi kesempatan kerja dan kuliah S2 dalam waktu yang sama, mana yang akan kamu pilih?

Biar kamu bingungnya gak kelamaan, kami rangkumkan beberapa hal yang patut untuk menjadi bahan pertimbanganmu.

bingung pilih kerja atau s2
Pilih kerja atau S2?

Coba deh identifikasi minat dan kemampuan kamu

Yang paling pertama sekali untuk kamu lakukan adalah menilai minatmu. Karena profesi apapun kalau tidak dikerjakan dengan minat tidak akan nikmat. Apakah kamu minatnya jadi praktisi (bekerja) atau jadi akademisi (kuliah dan mengajar)?

Jika sudah kamu temukan minatmu selanjutnya adalah mengukur kemampuanmu. Kerja itu membutuhkan tenaga yang banyak, waktu yang banyak hingga tanggung jawab yang banyak. Kuliah pun sebenarnya seperti itu, yang membedakan adalah antara menguras tenaga pada pekerjaan dengan menguras pikiran pada perkuliahan. Kamu lebih prefer atau tertarik kemana?

Pahami tuntutan yang melekat pada dirimu

Nyatanya selalu ada campur tangan orang lain dalam keputusan-keputusan yang kita buat, jikapun tidak langsung kita tetap harus mempertimbangkannya. Apakah keputusan yang akan kita ambil menjadi keputusan terbaik bagi kita dan juga mereka, atau justru sebaliknya. Terutama dengan keluarga. Sebelum kamu memutuskan untuk mengambil pekerjaan atau lanjut kuliah, pertimbangkanlah bagaimana harapan keluargamu padamu. Jika rasanya kamu akan menjadi salah satu penyokong utama keluarga jadi mau tidak mau kamu harus kerja untuk menghidupi keluargamu. Jelasnya kamu sendiri tentu lebih tahu.

Kerja menghasilkan uang, kuliah justru sebaliknya

Alasan finansial adalah alasan klasik dalam menentukan banyak hal. Tujuan utama seseorang memasuki dunia kerja juga untuk mendapatkan uang. Namun, kuliah justru menghabiskan uang itu. Biaya kuliah hingga biaya hidup selama masa kuliah. Jika kamu dari keluarga yang berkecukupan barangkali tidak masalah jika lanjut kuliah dulu, kerja belakangan. Jika sebaliknya, baiknya kerja dulu dan lanjut kuliahnya belakangan. Toh, tidak ada yang namanya terlambat dalam menuntut ilmu, bukan?

Jika masih ngebet kuliah juga, carilah beasiswa, banyak kok beasiswa yang bisa kamu daftar hari ini.

Sesuaikan dengan visi kamu di masa yang akan datang

Hidup itu harus punya tujuan, bukan? Harus punya visi. Sebab, kalau tidak punya kamu rawan salah arah bahkan tersesat. Visi adalah apa yang ingin kamu capai di masa depan. Kamu ingin menjadi seperti apa. Gambarannya seperti ini, ketika kamu putuskan kuliah ke jenjang selanjutnya dan akhirnya lulus, akan sayang sekali jika kamu hanya menggunakan ijazah S2 atau S3 untuk melamar kerja, ilmu yang banyak akan sia-sia jika hanya untuk itu. Itulah mengapa para master, doktor hingga profesor lebih banyak yang bekerja di bidang pendidikan, penelitian dan perusahaan konsultan. Sementara ketika kamu ingin menjadi praktisi profesional baiknya langsung mencari kerja setelah kamu lulus. Pun terkadang visi ini suka berubah yang jelas kamulah yang berhak menentukan jalan hidupmu.

Dukungan dari keluarga dan lingkungan

Terakhir, kamu juga perlu mempertimbangkan dukungan dari keluarga serta lingkunganmu. Ceritakanlah kebingungan memilih kerja atau lanjut S2 ini kepada orang-orang terdekat dan dengarlah pendapat mereka. Barangkali ada nasehat-nasehat baik yang akan kamu dapatkan di sana.

Jika kamu telah selesai dengan pertimbangan-pertimbangan di atas maka putuskanlah dengan matang, mau kerja atau lanjut S2. Apapun keputusanmu, kamu wajib untuk bertanggung jawab dan menanggung segala resiko serta halangan dan rintangannya di kemudian hari. Nyatanya perjuangan hidup selalu sulit. Ingatlah kalimat sakti dari Buya HAMKA ini “kalau hidup sekadar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau kerja sekadar kerja, kera juga bekerja”. Mari jadikan hidup kita bermakna. Semoga beruntung.[]

Baca Juga Yuk

7 Tips ampuh agar tidak grogi saat tampil di depan umum Pelajar.me - Sebagai seorang pelajar atau mahasiswa, yakinlah, akan ada masa di mana kamu akan dipaksa untuk tampil di depan umum, seminimal-mini...
5 Cara Meningkatkan Motivasi Belajar dari Diri Sendiri Pelajar.me - Motivasi belajar emang suka naik dan turun. Suatu ketika dia bisa sangat tinggi-tingginya, di waktu yang lain malah jatuh serendah-r...
7 Cara Ampuh Bunuh Rasa Malas Sebelum Terlambat Pelajar.me - Orang bijak bilang, orang sukses adalah orang yang tidak membuang-buang waktunya di masa mudanya. Dengan kata lain, mereka adalah orang y...
7 Rahasia cepat mendapatkan beasiswa Pelajar.me - Banyak orang yang mengurungkan niatnya untuk mengambil kuliah S2 karena persoalan biaya. Memang sih, biaya kuliah S2 gak murah tapi ...