ITS Tidak Terima Dijadikan Pilihan Kedua

Jakarta – Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, berbagai perguruan tinggi malancarkan berbagai strategi. Terutama di dalam menyelesai input mahasiswa ke dalam kampus. Ada banyak PTN yang menutup rapat-rapat jalur mandiri karena ini input mahasiswa berasal dari mereka yang terpilih lewat seleksi tertulis, namun berbeda dengan yang lain, ITS justru mengeluarkan kebijakan yang “kejam” tapi sangat reasonableSebagaimana yang dilansir oleh Okezone.com, mulai SNMPTN 2017 ITS tidak akan menerima calon mahasiswa yang menjadikan kampus mereka sebagai pilihan kedua.

JAKARTA – Para siswa kelas XII SMA atau sederajat kini sedang memantapkan pilihan perguruan tinggi negeri (PTN), sekaligus program studi apa yang akan dipilih pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2017. Setelah diluncurkan pekan lalu, kini proses SNMPTN memasuki tahap pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Adalah rektor ITS, Joni Hermana, yang menyampaikan mengenai kebijakan khusus ini. Kebijakan tersebut tercipta karena ITS adalah salah satu PTN favorit di Tanah Air. Setiap tahun pendaftar ITS sebagai pemilih pertama selalu membludak sehingga tidak memnungkinkan lagi mempertimbangkan pendaftar yang meletakkan ITS sebagai pilihan kedua.

“Karena itu, ITS hanya akan mengundang mereka yang serius saja,” ucap Joni yang dimuat di laman ITS, pada Rabu (18/1) lalu.

Lebih jauh, Joni menjelaskan, kesungguhan calon siswa untuk masuk ITS itu dapat dilihat pada posisi pilihannya. Pilihan pertama menunjukkan kesungguhan calon siswa masuk ITS. Di samping itu, Joni juga menjelaskan bahwa adanya kasus di mana beberapa mahasiswa baru mengundurkan diri saat diterima karena pada saat seleksi menempatkan ITS di pilihan kedua.

“Apabila ada mahasiswa baru yang mengundurkan diri, sekolah asalnya akan di-blacklist karena dianggap telah melanggar hak siswa lain. Namun, untuk saat ini ITS tidak memberlakukan hal demikian,” terangnya.

Kebijakan khusus ini hanya berlaku pada seleksi non-tertulis SNMPTN, sedangkan pada Seleksi Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Program Kemitraan dan Mandiri (PKM), calon mahasiswa diperbolehkan menjadikan ITS sebagai pilihan kedua. Sebab, yang akan menjadi faktor penentu adalah nilai ujian tulisnya. (Okezone/PDME)

Baca Juga Yuk

Kuliah di Jepang Jadi Mungkin dengan Cara Ini Semasa di kampus, banyak dari teman-teman penulis yang pengen banget kuliah di Jepang. Kalau-kalau S1 mereka sudah selesai, S2-nya pengen di Jepang. U...
12 Jurusan Farmasi Terbaik di Indonesia Jurusan Farmasi Terbaik - Farmasi adalah salah satu jurusan bidang kesehatan yang selalu menjadi salah satu jurusan terfavorit hampir di semua univers...
Mengenal Sekolah Vokasi UGM (SV-UGM) Beberapa waktu yang lalu penulis pernah membuat review sederhana mengenai kampus. Hitung-hitung buat mengenalkan secara singkat, dan waktu itu kami me...
Peringati Lustrum XII, UNAND Adakan Layanan Pemeriksaan dan Pengobatan Mata Grat... PADANG - Menyambut Lustrum ke-XII Universitas Andalas (UNAND), kampus tertua di luar pulau Jawa ini beritikad untuk mengadakan pemeriksaan dan operasi...