Ternyata Ini Alasan Anak Muda Indonesia Tidak Tertarik dengan Dunia Penelitian

Pelajar.me – Jika kita pahami dengan benar, penelitian adalah salah satu poin yang amat penting dalam kegiatan perguruan tinggi, hal ini dijelaskan dalam tri dharma perguruan tinggi yang salah satu poinnya adalah penelitian itu. Bukan hanya dosen yang dituntut meneliti, tapi mahasiswa pun diajarkan untuk terbiasa dengan penelitian, contohnya ya skripsimu itu.

Kalau kita coba bandingkan negeri ini dengan negeri lain, kita memang kalah jauh dari animo atau semangat meneliti, baik dari dosennya maupun penelitinya. Jika di luar negeri banyak lembaga penelitian swasta, di dalam negeri LIPI yang notabene adalah lembaga peneliti resmi Indonesia kerap kesusahan dalam pelaksanaan penelitiannya.

(pixabay.com)

Sebagaimana yang dilansir okezone.com pada (8/11), Dirjen Penguatan Inovasi, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti), Jumain Ape menuturkan bahwa penelitian di Indonesia masih tersendat karena keterbatasan dana.

Selain keterbatasan dana itu banyak lagi faktor lain yang menyebabkan rendahnya minat meneliti orang Indonesia, terutama anak muda. Beberapa alasan tersebut adalah sebagai berikut:

Kurangnya dan belum siapnya lapangan pekerjaan bagi peneliti muda di Indonesia

Kamu mungkin pernah tahu cerita viral seorang doktor atau lulusan S3 yang ditolak kerja oleh perusahaan dalam negeri (baca di: sini), itu adalah salah satu alasan yang membuat anak-anak muda enggan menjadi peneliti. Tidak dapat dipungkiri tujuan kuliah adalah untuk mencari kerja, tentu bagi sebagian besar anak muda lebih baik jadi praktisi yang sudah jelas duduknya daripada jadi peneliti yang entah mau kerja di mana.

Dukungan fasilitas yang belum memadai

Selain faktor tadi, alasan lainnya yang menyebabkan kurangnya minat meneliti anak muda Indonesia adalah karena belum lengkapnya fasilitas penunjang penelitian yang ada di negeri ini. Hal ini dikarenakan masih kecilnya anggaran yang dialokasikan untuk penelitian sehingga butuh usaha ekstra bagi peneliti-peneliti muda untuk menyelesaikan penelitiannya.

Sebagai misal, ketika seorang peneliti muda membutuhkan data dari pengujian tertentu yang alatnya cuma ada satu atau dua di negeri ini, maka mereka harus mengirimkan permohonan ke lembaga terkait. Tapi semuanya tidak akan semudah itu, mereka juga harus menunggu antrian yang cukup lama karena yang berkepentingan dengan fasilitas yang sama bukan cuma satu orang saja.

Birokrasi yang rumit memperburuk segalanya

Memang sudah dari dulunya Indonesia ribet dan ruwet soal birokrasi. Proses yang panjang yang berbelit-belit bakal bikin semangat meneliti anak muda jadi hilang. Pemerintah melalui dirjen tertentu memang menyediakan anggaran untuk dana hibah penelitian namun untuk mengklaim itu masih banyak syarat tertentu.
Kami teringat cerita Ricky Elson yang mengembangkan mobil listrik nasional dengan susah payah setelah melalui proses birokrasi yang semrawut. Tatkala proyek penelitian sudah jalan dengan bantuan Menteri BUMN pada saat itu namun di tengah orang-orang yang tidak paham malah menghentikan proyek itu. Dan,.. parahnya hari ini menteri yang bersangkutan malah diseret oleh hukum karena dugaan korupsi yang entah bagaimana standarnya.

Kurangnya dukungan dari perguruan tinggi

Hal terakhir yang dapat menjadi sebab rendahnya minat meneliti anak muda adalah kurangnya dukungan dari perguruan tinggi di mana mereka belajar. Meski ada beberapa perguruan tinggi di negeri ini yang gencar mendorong mahasiswanya meneliti, tapi yang lain masih berkutat dengan urusan-urusan administrasi dan akreditasi.
Jika saja perguruan tinggi dapat lebih membuka peluang bagi peneliti muda yang mereka punya, misalkan dengan memberi penghargaan bagi mereka, itu justru akan bagus bagi perguruan tinggi tersebut karena jumlah penelitian akan menaikkan akreditasi mereka juga.
Sebenarnya Indonesia punya aset yang besar, anak-anak muda Indonesia sangatlah banyak, hanya saja mereka belum diberi tempat yang layak untuk berkreasi dan berkarya. Jika saja anak-anak muda diberi dukungan yang cukup, maka bukan tidak mungkin negeri ini menjadi salah satu negeri yang maju di bumi raya.
Nah, bagaimana menurutmu?

Baca Juga Yuk

9 Hal yang Pasti Bikin Kamu Bangga Bisa Berkuliah di Universitas Andalas Universitas Andalas (UNAND) bisa dibilang sebagai kampus paling senior di antara saudara-saudaranya yang berada di luar pulau Jawa. Semenjak didirikan...
9 Cobaan Berat Anak Kos di Bulan Ramadhan Menjadi anak kos, dapat dibilang, merupakan sebuah cobaan. Betapa tidak, saat ngekos dan jauh dari keluarga kamu harus bisa belajar mandiri, hemat, be...
7 Hal Unik yang Hanya Ada di Bulan Ramadhan Pelajar.me - Ramadhan adalah bulan yang dinanti-nantikan oleh seluruh umat muslim di dunia, pasalnya Ramadhan adalah bulan yang istimewa. Selain karen...
Bukan Soal Cengeng, Inilah Manfaat Menangis yang Wajib Kamu Tahu Pelajar.me - Sahabat pelajar, kamu pasti pernah nangis, bukan? Entah karena apa, yang jelas menangis itu sebenarnya wajar. Pada satu-dua kondisi menan...